Rabu, 30 Maret 2011

celoteh sibayoangin: Senja

celoteh sibayoangin: Senja: "Sore hampir usai tatkala raga sampai di peraduan. Tulang merintih meringkik setelah dibanting sepanjang hari. Tiada sesal menghampiri di..."

Senja

Sore hampir usai tatkala raga sampai di peraduan. 

Tulang merintih meringkik setelah dibanting sepanjang hari.

Tiada sesal menghampiri diri karena raga bukanlah milik pribadi. 

Keringat menetes mengucur kulit hanyalah sebuah proses biologi.

Jauh didalam segumpal hati memancar aura pemilik diri.

Jiwa yang rapuh hanyalah kiasan. 

Karena sesungguhnya relung-relung hati digenangi oleh air mata dari mata air surgawi.

Tersenyumlah sesudah menangis. Dan jangan menangis lagi sesudah tersenyum.

Biarlah sang surya menenggelamkan kekalutan duniawi.

Esok kan lebih baik dari hari ini.


"senja yang indah" ^_^

Senin, 14 Maret 2011

Terluka

   Maghrib baru saja lewat dan aku masih belum mandi. Penat sangat terasa raga ini setelah perjalan 8 jam sampai di Bengkulu lagi.
Kutatap raut wajah yang amat kusam di dalam cermin, ditumbuhi bulu-bulu yang tidak lagi beraturan.
Kuraih pisau cukur dari kotak sabun di kamar mandi. Kumulai memotong bulu-bulu yang tumbuh di wajah ini. Lumayan, silet ini masih tajam rupanya.
Sleeeeeetttt........
Aduuuhhhh........
S**lan...rahangku terluka sepanjang 5 senti..
F**k...Mau marah tapi tidak ada yang mau dimarahi.
Darah mengalir.
Kepalaku pusing.

"makanya Man..., lain kali hati-hati.. !!, jangan melamun..!!" kata lelaki di dalam cermin..

Akupun tersadar,
Astaghfirullah..
ampuni dosa-dosa hamba ya Rabbi..

Minggu, 13 Maret 2011

Kaur Part 3 (end)

Kata Lyla semua yang kau berikan it's magic
seperti hari ini yang terasa dihipnotis oleh Sang dalang jagat raya
panas siang tadi sudah menjelma menjadi gerimis di malam kini

all clear
so well done
mission accomplish

we'll see you next time "Kaur"
terima kasih kepada Ilahi yang telah memudahkan urusan ini

dan saatnya Demian berkata

"sempurna"

Sabtu, 12 Maret 2011

Kaur Part 2

Masih saja panas cuaca siang ini
seperti kemarin

bedanya hanya setinggi enam meter
menjulang vertical diatas bumi yg horizontal

"masih enam meter lagi"

melengkapi 12 meter tingginya harapan hari ini

makan siang lagi..istirahat lagi
tunggu saja..
Sebentar lagi

Tuhanlah yang akan menyempurnakan harapan kita hari ini

keep smile :)

Jumat, 11 Maret 2011

Kaur

Di bawah terik sang surya
peluh mengalir dari ubun-ubun kepala

"nikmati saja", 
kata bapak tua penjaga parkir

senyum pun tersimpul dari bibir bapak penjual es krim

"okelah", 
jawab kita

lubang ketulusan ini memang harus terus di gali

semakin dalam kau keruk perut bumi
semakin banyak kau dapat intisari


makan kudai mang..La lapar perut nie.. wkwkwkwk

Rabu, 09 Maret 2011

Dear God

"dear God..the only thing I ask of you is to hold her when I'm not around & I'm much too far away.."
(avenged sevenfold)

"Tuhan..satu hal yang kupinta dari Mu yakni menjaganya ketika diri ini tiada disisinya & terpisah jarak yang amat jauhnya.."

Hmmmm..Penggalan lirik lagu dari a7x yang sangat menyentuh kalbu..paling tidak untuk saat ini. Ya, meskipun saya ini ada didekatnya, toh sudah pasti hanya Tuhanlah yang menjaganya. Apalah diri ini, tiada daya tiada upaya. But, lirik ini begitu menusuk gelembung kerinduan dalam hati ini padanya. Bilakah waktunya kubertemu lagi dengannya, tak sabar hati ini menantinya.

Rinduku padamu Ainun, ponakanku tersayang..

Selasa, 08 Maret 2011

Hari Lahir

          Di kehidupan kita ini, waktu memang tidak terasa jikalau sudah sampai masanya. Berbeda 180 derajat kalau kita sedang menunggunya. Beribu kejadian, berjuta hal masalah yang kita hadapi seiring bergulirnya waktu. Beragam cara dari beragam manusia dalam mengatasi problematika yang ada. Ada yang menghadapinya sesuai norma-norma yang ada, ada juga yang salah jalan bahkan mengambil jalan pintas. Yang kesemuanya itu kita hadapi setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun sampai pada kehidupan kita yang berpuluh-puluh tahun.
          Tentunya asam garam kehidupan, pahit getir keadaan akhirnya akan sama rasanya dengan manis madu yang kita dapat selama hidup kita. Tuhan selalu memberikan pilihan jalan mana yang akan kita tempuhi untuk menghadapnya. Ya, Tuhan lah ujung dari kehidupan kita sebagai makhluk-Nya. Jalan kebaikan yang kita pilih akan bermuara kepada-Nya, pun juga jalan keburukan (yang moga-moga kita semua sedapatnya menghindarinya) bermuara kepada Tuhan juga. Pilihan telah diberikan, tergantung kita memilih salah satunya.
Berbicara soal waktu, btw diri ini ternyata telah sampai di tahun yang ketiga puluh satu. 31...!!!ckckckck..Pada tahun yang kepala tiga ini, seharusnya setiap manusia terutama seorang pria sudah mencapai tingkat kemapanannya jika dia tetap ingin disebut pria.
          Kemapanan sendiri sering diukur dengan materi tapi ternyata tidak sampai disitu saja. Kemapanan seorang pria adalah kearifan dalam kehidupan, kedewasaan dalam bersikap, punya rasa tanggung jawab, dan tentunya lebih mau mengalah. Bekerja keras dan berpikir cerdas.
Tapi kalau dipikir-pikir diri ini belum mencapai kemapanan tersebut, kenapa rasanya masih seperti anak kecil saja. Usia menua tapi kok masih seperti ABG saja..Ha ha..entahlah..pusing saya..
         Apapun itu, umur ini sudah tiga puluh satu, bagi sanak saudara & teman-teman yang sudah mengucapkan, menuliskan ataupun mengirimkan doanya, memberikan kata-kata selamat ulang tahun, terima kasih banyak.
          Terima kasih tiada terkira untuk kalian semua, hanya itu yang bisa diriku sampaikan. Terpujilah kalian semua, dan segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam.

Senin, 07 Maret 2011

celoteh sibayoangin: "Am I a real Milanisti...............??"

celoteh sibayoangin: "Am I a real Milanisti...............??": " Milanisti, fans sejati I Rossoneri, tersebar luas di permukaan bumi. Dari..."

"Am I a real Milanisti...............??"

            Milanisti, fans sejati I Rossoneri, tersebar luas di permukaan bumi. Dari yang muda-mudi sampai tua-tua keladi, dari kuli sapai pejabat tinggi, mahasiswa mahasiswi, orang Itali maupun orang Bali, penggemar klub Ac Milan sejati.
            Sejati, apa pengertian sejati disini???? Apakah hanya I Rossoneri yang klub dicinta sedang yang lain dibenci. Yah........, seperti diriku ini yang juga menyukai "The Red Devils" Manchester United, "Los Blancos" Real Madrid & juga "FC Hollywood" Bayer Muenchen. Apakah diriku tidak termasuk Milanisti sejati......????
             Perasaan yang sama seperti ketika Milan memenangkan sebuah pertandingan, euforia datang, kemeriahan bathin, perasaan yang 'Ouuuuuggggghhh'...tak bisa dilukiskan dengan kata-kata, begitu pula halnya jika MU, Marid atau Munich yang memenangkan pertandingan perasaan itu begitu indah, mengharu biru. Ataupun sebaliknya jika Milan sedang kalah perasaannya sama ketika MU, Madrid, dan Munich kalah.
Artinya jika keempat klub ini sama-sama memenangkan pertandingan maka akan berlipat-lipat kebahagiaan yang kurasakan. Atau jika salah satu dari keempat klub ini kalah sedang yang lain menang berarti hati ini tidak terlalu sedih. ada pelipur lara, penyejuk jiwa. So, bagaimana jika mkeempat klub ini sama-sama kalah...?????
Ha ha.....biarlah itu jadi derita diriku sendiri kawan...Aku tak akan membaginya dengan anda.
            Apakah diriku salah menyukai empat klub sekaligus. Buat teman-teman Milanisti, apakah saya ini tidak termasuk Milanisti sejati? Buat fans Setan Merah, apakah saya ini tidak termasuk salah satu dari kalian? Buat Madridista, apakah saya tidak boleh menyukai Los Blancos? dan buat penggemar FC Hollywood, apakah diriku ini tak layak menyukai Bayern Munich juga???
Apapun jawaban kalian, tak dapat kupungkiri bahwa diriku ini adalah Milanisti, MU lover, Madridista & juga fans FC Hollywood. Khusus buat klub AC Milan, klub yang pertama sakali aku sukai, jika disuatu saat diantara keempat klub ini ada yang saling bertemu seperti sering terjadi dalam partai-partai Erofa especially liga champions, Milanlah yang pertama sekali aku dukung. Misal ketika Diavolo Rosso vs Red Devils bagiku Rossoneri lah yang paling utama. Jikalau Milan menang diriku akan tetap sangat bergembira. Jika kalah???? aku pasti kecewa walaupun tak sekecewa seperti ketika Milan dikalahkan m***da..
            Milan memang spesial. Seperti Milanisti yang lain diseluruh dunia paling membenci Juve & Inter, they are both m***da.... Lain halnya dengan MU, diriku tidak terlalu membenci Liverpool, Arsenal or Chelsea, atau Real Madrid, aku tak begitu membenci el Barca,el Che or Super Depor, ataupun Bayern, saya tidak membenci Borussia Dortmund, Werder Bremen even Kaiserslautern.
             Teringat kala diriku masih kecil, sekitar tahun 89, masih kanak-kanak. Di layar hitam putih televisi, saat itu cuma ada TVRI, ada pertandingan sepakbola, final Champions Cup antara AC Milan vs Steau Bucharest, Rossoneri menari dipandu oleh trio Belanda, Ruud Gullit, Frank Rijkaard dan tentu saja Marco van Basten. Milan memenangkan pertandingan dengan skor telak 4-0. Empat nol saudara-saudara ha ha..., masing-masing dua gol dicetak oleh Gullit & Basten. Dan ditahun berikutnya tatkala Milan juga mengangkangi Benfica 1-0 dengan gol yang dicetak oleh Rijkaard.
            Kenangan itu masih terbayang, begitu melekat. Rossoneri telah memikat hati ini begitu erat, era Silvio Berlusconi yang masih jadi presiden klub sampai sekarang. Dari era pemain trio Belanda, Franco Baresi, Alessandro"Billy"Costacurta, Demetrio"Demi"Albertini, Zvonimir Boban, George Weah, Oliver Bierhoff, Roberto Donadoni, Marcel Desailly, Christian Ziege, Giovanni Galli, Marco Simone, Jon Dahl Tomasson, Andrey Shevchenko,Clereance Seedorf, Kaka dan tentunya Filippo Inzaghi & il capitano Paolo Maldini, sampai eranya Gennaro Gattuso, Robinho, Pato & Ibrahimovic. Dan masih banyak lagi yang tidak tertulis, para serdadu Rossoneri yang telah banyak mengaduk2 hati ini tatkala mereka bermain, berlari, berjuang demi kemenangan I Rossoneri.
            Suka cita, tawa & tangis bahagia, euforia kemenangan, perasaan puas, kebanggaan, sampai kekalahan, bahkan kekalahan yang menyakitakan telah banyak kudapati selama mengikuti perjalanan klub ini.

AC Milan was definitely in my soul...
"Am I a real Milanisti.......??"




Yes, I Am

Minggu, 06 Maret 2011

celoteh sibayoangin: celoteh sibayoangin: First Sight

celoteh sibayoangin: celoteh sibayoangin: First Sight: "celoteh sibayoangin: First Sight: 'Pandangan pertama apakah begitu menggoda??? selanjutnya terserah Anda menilainya.'"

Jumat, 04 Maret 2011

celoteh sibayoangin: First Sight

celoteh sibayoangin: First Sight: "Pandangan pertama apakah begitu menggoda??? selanjutnya terserah Anda menilainya."

First Sight

Pandangan pertama apakah begitu menggoda???
selanjutnya terserah Anda menilainya.