Sore hampir usai tatkala raga sampai di peraduan.
Tulang merintih meringkik setelah dibanting sepanjang hari.
Tiada sesal menghampiri diri karena raga bukanlah milik pribadi.
Keringat menetes mengucur kulit hanyalah sebuah proses biologi.
Jauh didalam segumpal hati memancar aura pemilik diri.
Jiwa yang rapuh hanyalah kiasan.
Karena sesungguhnya relung-relung hati digenangi oleh air mata dari mata air surgawi.
Tersenyumlah sesudah menangis. Dan jangan menangis lagi sesudah tersenyum.
Biarlah sang surya menenggelamkan kekalutan duniawi.
Esok kan lebih baik dari hari ini.
"senja yang indah" ^_^
Tulang merintih meringkik setelah dibanting sepanjang hari.
Tiada sesal menghampiri diri karena raga bukanlah milik pribadi.
Keringat menetes mengucur kulit hanyalah sebuah proses biologi.
Jauh didalam segumpal hati memancar aura pemilik diri.
Jiwa yang rapuh hanyalah kiasan.
Karena sesungguhnya relung-relung hati digenangi oleh air mata dari mata air surgawi.
Tersenyumlah sesudah menangis. Dan jangan menangis lagi sesudah tersenyum.
Biarlah sang surya menenggelamkan kekalutan duniawi.
Esok kan lebih baik dari hari ini.
"senja yang indah" ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar