Di kehidupan kita ini, waktu memang tidak terasa jikalau sudah sampai masanya. Berbeda 180 derajat kalau kita sedang menunggunya. Beribu kejadian, berjuta hal masalah yang kita hadapi seiring bergulirnya waktu. Beragam cara dari beragam manusia dalam mengatasi problematika yang ada. Ada yang menghadapinya sesuai norma-norma yang ada, ada juga yang salah jalan bahkan mengambil jalan pintas. Yang kesemuanya itu kita hadapi setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun sampai pada kehidupan kita yang berpuluh-puluh tahun.
Tentunya asam garam kehidupan, pahit getir keadaan akhirnya akan sama rasanya dengan manis madu yang kita dapat selama hidup kita. Tuhan selalu memberikan pilihan jalan mana yang akan kita tempuhi untuk menghadapnya. Ya, Tuhan lah ujung dari kehidupan kita sebagai makhluk-Nya. Jalan kebaikan yang kita pilih akan bermuara kepada-Nya, pun juga jalan keburukan (yang moga-moga kita semua sedapatnya menghindarinya) bermuara kepada Tuhan juga. Pilihan telah diberikan, tergantung kita memilih salah satunya.
Berbicara soal waktu, btw diri ini ternyata telah sampai di tahun yang ketiga puluh satu. 31...!!!ckckckck..Pada tahun yang kepala tiga ini, seharusnya setiap manusia terutama seorang pria sudah mencapai tingkat kemapanannya jika dia tetap ingin disebut pria.
Kemapanan sendiri sering diukur dengan materi tapi ternyata tidak sampai disitu saja. Kemapanan seorang pria adalah kearifan dalam kehidupan, kedewasaan dalam bersikap, punya rasa tanggung jawab, dan tentunya lebih mau mengalah. Bekerja keras dan berpikir cerdas.
Tapi kalau dipikir-pikir diri ini belum mencapai kemapanan tersebut, kenapa rasanya masih seperti anak kecil saja. Usia menua tapi kok masih seperti ABG saja..Ha ha..entahlah..pusing saya..
Apapun itu, umur ini sudah tiga puluh satu, bagi sanak saudara & teman-teman yang sudah mengucapkan, menuliskan ataupun mengirimkan doanya, memberikan kata-kata selamat ulang tahun, terima kasih banyak.
Terima kasih tiada terkira untuk kalian semua, hanya itu yang bisa diriku sampaikan. Terpujilah kalian semua, dan segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar