Selasa, 05 April 2011

Ngasal

Kucoba lagi menguntai kata. Walau tak indah jadinya. Kadang mudah kadang sulit. Kadang mengalir kadang tersendat. Maklumlah, sesuai moody.

Tak tahu apa yang mau dituliskan sebenarnya. Tak dimengerti juga maksudnya apa. Namanya juga hobi. Temannya iseng. Siapa tau berhadiah. Siapa tau? Bodo ah..

Pikiranku mengambang diatas lirik-lirik musik keras yang mengguncang lewat headphone. 

Lagu lawas R.E.M. ~ Imitation of Life.

Imitasi kehidupan. Hidup adalah imitasi. 
 Benar gak yah? Betul gak sih?

Next track: Five for Fighting ~ 100 years.

Ini dia nih lagu seratus tahun, satu dari sekian lagu favorit saya sepanjang hidup.

Apa pasal? 

Selain dari lagunya yang memang asik didengar, liriknya juga penuh arti dan makna. 

Next time kita bahas lagu-lagunya.
Udah ah..

Ngantuk
hoaaaaaaammmm..


Nite all -_-
zzzz...
zzz...
Kucoba lagi menguntai kata. Walau tak indah jadinya. Kadang mudah kadang sulit. Kadang mengalir kadang tersendat. Maklumlah, sesuai moody.
Tak tahu apa yang mau dituliskan sebenarnya. Tak dimengerti juga maksudnya apa. Namanya juga hobi. Temannya iseng. Siapa tau berhadiah. Siapa tau? Bodo ah..
Pikiranku mengambang diatas lirik-lirik musik keras yang mengguncang lewat headphone.
Lagu lawas R.E.M. ~ Imitation of Life.
Imitasi kehidupan. Hidup adalah imitasi.
Benar gak yah? Betul gak sih?
Next track: Five for Fighting ~ 100 years.
Ini dia nih lagu seratus tahun, satu dari sekian lagu favorit saya sepanjang hidup.
Apa pasal?
Selain dari lagunya yang memang asik didengar, liriknya juga penuh arti dan makna.
Next time kita bahas lagu-lagunya.
Udah ah..
Ngantuk
hoaaaaaaammmm..

Nite all -_-
zzzz...
zzz...

Jumat, 01 April 2011

Pantai

Selamat siang dunia.. 


Semilir angin khas tepi laut menemani sajian makan siang kali ini. 
Horison diselimuti awan kelabu memanjang memanjang membingkai samudera. 
Celoteh & tawa para kurcaci seakan menghilangkan lara di hati.

Ombak-ombak terus berlari mengejar waktu siang dan malam. 

Kemana kita harus lari hingga angin tak sanggup mengejar. Kemana harus sembunyi sampai cahaya tak dapat menyinari.

Tidak usah sembunyi
Tiada guna berlari


Hidup cuma sekali
Nikmati saja indahnya pantai ini..

Rabu, 30 Maret 2011

celoteh sibayoangin: Senja

celoteh sibayoangin: Senja: "Sore hampir usai tatkala raga sampai di peraduan. Tulang merintih meringkik setelah dibanting sepanjang hari. Tiada sesal menghampiri di..."

Senja

Sore hampir usai tatkala raga sampai di peraduan. 

Tulang merintih meringkik setelah dibanting sepanjang hari.

Tiada sesal menghampiri diri karena raga bukanlah milik pribadi. 

Keringat menetes mengucur kulit hanyalah sebuah proses biologi.

Jauh didalam segumpal hati memancar aura pemilik diri.

Jiwa yang rapuh hanyalah kiasan. 

Karena sesungguhnya relung-relung hati digenangi oleh air mata dari mata air surgawi.

Tersenyumlah sesudah menangis. Dan jangan menangis lagi sesudah tersenyum.

Biarlah sang surya menenggelamkan kekalutan duniawi.

Esok kan lebih baik dari hari ini.


"senja yang indah" ^_^

Senin, 14 Maret 2011

Terluka

   Maghrib baru saja lewat dan aku masih belum mandi. Penat sangat terasa raga ini setelah perjalan 8 jam sampai di Bengkulu lagi.
Kutatap raut wajah yang amat kusam di dalam cermin, ditumbuhi bulu-bulu yang tidak lagi beraturan.
Kuraih pisau cukur dari kotak sabun di kamar mandi. Kumulai memotong bulu-bulu yang tumbuh di wajah ini. Lumayan, silet ini masih tajam rupanya.
Sleeeeeetttt........
Aduuuhhhh........
S**lan...rahangku terluka sepanjang 5 senti..
F**k...Mau marah tapi tidak ada yang mau dimarahi.
Darah mengalir.
Kepalaku pusing.

"makanya Man..., lain kali hati-hati.. !!, jangan melamun..!!" kata lelaki di dalam cermin..

Akupun tersadar,
Astaghfirullah..
ampuni dosa-dosa hamba ya Rabbi..

Minggu, 13 Maret 2011

Kaur Part 3 (end)

Kata Lyla semua yang kau berikan it's magic
seperti hari ini yang terasa dihipnotis oleh Sang dalang jagat raya
panas siang tadi sudah menjelma menjadi gerimis di malam kini

all clear
so well done
mission accomplish

we'll see you next time "Kaur"
terima kasih kepada Ilahi yang telah memudahkan urusan ini

dan saatnya Demian berkata

"sempurna"